Maaf
Untukmu yang memilih untuk berjarak
Maafkan hati ini yang masih menunggumu
Maafkan ingatan ini yang terus mengingat senyum mu
Maafkan aku yang mencuri pandang lewat kaca spion motormu, ikut tersenyum saat kamu tertawa dengan cerita bodohku
Maaf untuk rasa peduli ini yang lebih baik untuk tetap disimpan saat ingin bertanya kabar.
Maaf untuk rasa keingin tahuan keadaanmu, yang tiap hari ku buka akun sosial mediamu. Memastikan kamu baik-baik saja.
Maaf, bisakah kamu kembalikan separuh hatiku yang terlanjur kamu ambil ?
Yogyakarta, 22 september 2017
Maafkan hati ini yang masih menunggumu
Maafkan ingatan ini yang terus mengingat senyum mu
Maafkan aku yang mencuri pandang lewat kaca spion motormu, ikut tersenyum saat kamu tertawa dengan cerita bodohku
Maaf untuk rasa peduli ini yang lebih baik untuk tetap disimpan saat ingin bertanya kabar.
Maaf untuk rasa keingin tahuan keadaanmu, yang tiap hari ku buka akun sosial mediamu. Memastikan kamu baik-baik saja.
Maaf, bisakah kamu kembalikan separuh hatiku yang terlanjur kamu ambil ?
Yogyakarta, 22 september 2017
Komentar
Posting Komentar