Jalan Pulang

Saat ini aku sendang berjalan
Entah apa yang ku injak, aku tak benar-benar merasakannya.
Mungkin aspal hitam, mungkin tanah kekuningan, mungkin pasir atau batu, ataukah malah kotoran, entahlah ini apa aku tak memperdulikannya.
aku berjalan tanpa tahu arah dan tak tahu kapan akan kembali.
Kembali ? kemana aku harus kembali ? ke tanah kering disebrang kali atau di tepi pantai berpasir putih ?
Aku baru menyadarinya, tidak ada tempat untuk pulang. Aku tidak tahu kemana tempatku untuk kembali.
Tak ada bedanya aku dan anai-anai sekarang ini.
Terbang, melayang, tanpa memiliki sayap tanpa memiliki mata tanpa mengetahui arah.
Aku Hilang. 
aku hilang tanpa tahu di mana rumah ku aku nilang tanpa tau kemana aku harus berlabuh.
Mengapa jalan didepaan terlalu panjang jika aku hanya melayang ? adakah secercah cahaya jika jalanku gelap nanti ? tidak terlalu terang, hanya cukup membuatku dapat berjalan.
Jika ini ada ujungnya, akan kan bahagia ? ataukah hanya luka ?
Entahlah, aku melayang, aku hilang, aku terbang tanpa mengetahui rumah.


-28oktober2015, perpustakaan UIN Sunan Kalijaga-

Komentar

Postingan Populer