rumah

Kamis, 18 Desember 2014.
Menurut perhitungan ku hari ini kamu pulang, pulang ke tempat dimana kasih sayang selalu menyertaimu.
Pulang ke pelukan mami dan papi terkasih, pulang bersama rindu bertemu dia, dia kekasihmu.
Kita hidup berjarak, kini kamu dan dia juga berjarak.
Tapi apalah aku, jarak kita terlalu jauh, bahkan jika kamu melakukan perjalanan Indonesia ke inggris yang apabila ditempuh dengan pesawat memakan waktu 9 jam itu lebih dekat dari pada jarak antara aku dan kamu.
Aku dan kamu, tak beranilah aku menyebut kita.
Saat aku aku menyebut kita, maka itu adalah puncak dari pengharapan ku.
Tapi apalah aku ini, kita adalah jarak itu sendiri.
Jadi bagaimana aku menyelesaikan jarak ini ? Adakah jawabannya.
Ada dua kemungkinan, mungkin iya dan mungkin tidak.
Mungkin aku butuh belas kasih Tuhan untuk menghapus jarak diantara aku dan kamu.
Atau kita akan terus berjarak ?
Entahlah .....
Untukmu yang kembali kerumah, kembali bersama kerinduan, kembali untuk mengumpulkan kekuatan, dan kembali untuk kekasih.
Setidaknya aku menghirup udara yang sama disini, dirumah.
02.22

Komentar

Postingan Populer