Aku dan Waktu
Aku berjalan, terus berjalan bersama waktu.
Aku lelah, tapi waktu tidak, aku minta berhenti sejenak tapi dia enggan.
Aku ingin kembali tapi waktu menolaknya mentah-mentah.
Aku ingin menyerah tapi waktu berkata "bersabarlah, setelah persimpangan itu akan ada tempat yang indah" katanya sembari menatapku meyakinkan.
Aku tak langsung percaya, aku ingin istirahat tapi waktu menyuruhku untuk tetap bergerak.
Aku bertanya padanya, kenapa kita tidak kembali ke masa lalu saja ? disana lebih nyaman, masa dimana hanya ada kebahagiaan, hanya ada tawa, hanya ada teman yang baik, hanya ada keluguan. Sekarang penuh beban, air mata, dan perjuangan, aku lelah.
Aku lelah, aku ingin kembali saja kataku sambil merajuk.
Dengan penuh kesabaran waktu menjawab "masa lalu memang indah, tapi tidak kah kau melihat masa depan akan lebih indah n menantang ?".
Ah aku tak percaya, mungkin saja didepan sana akan lebih banyak ranjau ataupun air mata, aku hanya ingin kembali sekarang, pintaku.
Waktu menjawab mungkin hari ini kamu lelah, jalan yang kau tempuh berkelok, menanjak, penuh kerikil, dan banyak orang yang menatap sinis padamu, mungkin kamu tak percaya diri tapi didepan sana ada kebahagiaan yang menunggu untuk kamu temukan, dia sudah menunggu mu begitu lama dia tidak pernah lelah menunggu mu walaupun kau sering lelah dalam perjalananmu, sekarang tegakkan kakimu mari kita mulai lagi perjalanan ini.
Aku mengikutinya dengan rasa percaya diri yang baru.
Aku lelah, tapi waktu tidak, aku minta berhenti sejenak tapi dia enggan.
Aku ingin kembali tapi waktu menolaknya mentah-mentah.
Aku ingin menyerah tapi waktu berkata "bersabarlah, setelah persimpangan itu akan ada tempat yang indah" katanya sembari menatapku meyakinkan.
Aku tak langsung percaya, aku ingin istirahat tapi waktu menyuruhku untuk tetap bergerak.
Aku bertanya padanya, kenapa kita tidak kembali ke masa lalu saja ? disana lebih nyaman, masa dimana hanya ada kebahagiaan, hanya ada tawa, hanya ada teman yang baik, hanya ada keluguan. Sekarang penuh beban, air mata, dan perjuangan, aku lelah.
Aku lelah, aku ingin kembali saja kataku sambil merajuk.
Dengan penuh kesabaran waktu menjawab "masa lalu memang indah, tapi tidak kah kau melihat masa depan akan lebih indah n menantang ?".
Ah aku tak percaya, mungkin saja didepan sana akan lebih banyak ranjau ataupun air mata, aku hanya ingin kembali sekarang, pintaku.
Waktu menjawab mungkin hari ini kamu lelah, jalan yang kau tempuh berkelok, menanjak, penuh kerikil, dan banyak orang yang menatap sinis padamu, mungkin kamu tak percaya diri tapi didepan sana ada kebahagiaan yang menunggu untuk kamu temukan, dia sudah menunggu mu begitu lama dia tidak pernah lelah menunggu mu walaupun kau sering lelah dalam perjalananmu, sekarang tegakkan kakimu mari kita mulai lagi perjalanan ini.
Aku mengikutinya dengan rasa percaya diri yang baru.
Komentar
Posting Komentar