untitle
usia berapa kamu ?
aku udah dua puluh ini, iya kepalanya udah dua asal bukan bermuka dua aja :))
perjalanan hidupmu mudah ? atau sulit seperti jalan di daerah gunkid ?
taukan kalo ke gunkid jalannya nanjak dan belokkannya greget gitu, lumayan buat uji nyalilah tapi setelah capek lewat jalan yang nanjak dan belok-belok kek uler itu kamu bakal nemu tempat-tempat yang indahkan?
pantai pasir putih, deretan gunung yang dipenuhi pohon rimbun yang ijo (aku belum pernah kesana, hmm)
Kayak hidup ya, semakin sulit dan semakin berkelok, kalo kendaraanmu oke kamu bakal ketempat yang lebih indah esok (entah kapan, tapi pasti akan terjadi).
Saat perjalanan pasti kamu lelah, berhentilah. Seperti pembalap yang membutuhkan pit stop hanya sekedar nambah angin dibannya (embuh).
Kamu juga butuh pit stop dalam hidupmu, sekedar merefresh pikiran dan hati kamu.
Bertanya lagi pada diri sendiri mengenai tujuan hidupmu, apa yang akan kamu lakukan disini, siapa jodohmu, kapan nikah (yang dua terakhir curcolan).saat pertanyaan itu sudah mendapatkan jawabannya maka hidup akan lebih terarah, bahkan saat kamu mulai malas ingatlah gebetanmu mempunyai standart yang tinggi untuk calon pasangannya (hmm).
Kadang, saat merasa semua yang kamu impikan hanya jadi angan, kamu harus pasrah, iya pasrah .. sama Tuhan jangan pasrah sama keadaan,kalo itu namanya putus asa.
Manusia berlogika, tapi Tuhan tidak. Saat semua terasa gak mungkin buat kamu wujudkan,Tuhan bisa mewujudkannya hanya dalam satu kedipan mata jika Dia mau.
Jangan pernah putus asa, lelah boleh, ambillah pit stop dan mulai lah kembali dengan hati yang lapang :))
4 Juli 2014 23:59
Komentar
Posting Komentar